Postingan

Pengertian dan Penjelasan Takdir Mubram

Pengertian dan Penjelasan Takdir Mubram
Takdir Mubram yaitu ketentuan Allah yang sudah pasti dan tidak dapat diubah.

Contoh: kematian seseorang, datangnya Hari Kiamat, jodoh dan jenis kelamin.

Dalam masalah hidup dan mati manusia sama sekali tidak bisa merencanakan. Umur tidak dapat diperpanjang maupun di perpendek, apalagi sampai menolak kematian.

Dalam Alqur'an Allah SWT telah menjelaskan:


"Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh.

Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka menyatakan ini, dari sisi Allah, dan jika mereka ditimpa suatu keburukan mereka mengatakan "ini dari engkau (Muhammad)."

Katakanlah, semuanya datang dari sisi Allah."

Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit pun) ?" (Q.S. an-Nisa [4] : 78).

Dalam ayat yang lain Allah menjelaskan:



"Katakanlah (Muhammad), "Aku tidak kuasa menolak mudarat maupun …

PENGERTIAN QADA DAN QADAR

PENGERTIAN QADA DAN QADAR
Qada' adalah keputusan atau ketentuan Allah SWT terhadap semua makhluk-Nya atas segala sesuatu apa yang akan terjadi di dunia maupun di akhirat.

Qadar adalah segala ketentuan Allah SWT yang telah terjadi.

Atau kalau kita mau mengatakannya secara singkat. Qada adalah ketetapan Allah SWT atas makhluk-Nya sebelum terjadi, sedangkan Qadar adalah pelaksanaan dari ketetapan tersebut.


Qada'  dan Qadar biasa disebut takdir.

Hal ini sudah dijelaskan dalam Surah al-Hadid ayat 22 bahwa tidak ada sesuatu kerusakan (bala bencana) yang ditimpakan di bumi, dan tidak pula yang menimpa diri kamu melainkan telah sedia ada di dalam kitab (pengetahuan kami) sebelum Kami menjadikannya, sesungguhnya yang demikian itu adalah amat mudah bagi Allah.

Jadi, apa yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi pada diri kita sudah ada ketentuan dari Allah. Allah sudah merencanakan semuanya.

Hukum Alam atau hukum sebab akibat memang ada. Tetapi tidak mustahil bila qada dan qadar Allah t…

HUKUM MENGUCAPKAN SAYYIDINA SAAT BERSHALAWAT

HUKUM MENGUCAPKAN SAYYIDINA SAAT BERSHALAWAT
Bagaimana sebenarnya hukum mengucapkan "sayyidina" pada shalawat kepada Nabi saw., terutama dalam shalat?
Melafazkan kata sayyidina dalam bacaan shalat maupun di luar shalat menurut Ahlussunnah wal Jama'ah sunnah dan dianjurkan. Kata-kata sayyidina atau tuan atau yang mulia seringkali digunakan oleh kaum muslimin, baik ketika shalat maupun di luar shalat.

Hal itu termasuk amalan yang sangat utama, karena merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad saw. Syeikh Ibrahim bin Muhammad al-Banjuri menyatakan:

الأولى ذكر اسيادة لأن ألأ فضل سلوك ألأدب
"Yang lebih utama adalah mengucapkan sayyidina (sebelum nama Nabi saw), karena hal yang lebih utama bersopan santun (kepada beliau)." (Hasyisyah al-Bajuri, juz I, hal. 156).

Pendapat ini didasarkan pada hadis Nabi Saw :

"Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah saw bersabda, "Saya adalah sayyid (penghulu) anak Adam pada Hari Kiamat. O…

Komentar Ilmuwan Barat Tentang Kehebatan Alquran

Berikut ini, beberapa komentar ilmuwan Barat tentang kehebatan Alquran :
Dr. Maurice Bucchaeli, seorang dokter ahli bedah dan cendekiawan kenamaan dari Prancis mengatakan, “Alquran adalah kitab paling sempurna yang disampaikan Tuhan kepada seluruh manusia.”
Bosworth Smith, seorang ilmuwan Inggris ternama, dalam buku The Life of Muhammad, menyatakan, “Salah satu keistimewaan dalam sejarah manusia yang tidak pernah bisa dicapai oleh manusia lain adalah fenomena Muhammad yang dalam satu periode berhasil merintis tiga hal paling agung dan tindakan paling mulia. Ia adalah penyokong umat, kekuasaan pemerintah, dan agama. 
Padahal, ia adalah seorang yang buta huruf. Kendati tidak memiliki kemampuan tulis – baca, ia datang membawa kitab berisi ayat-ayat yang mengandung nilai-nilai sastra yang tinggi, mencakup kumpulan hukum, ajaran tentang shalat dan juga agama sekaligus.”
MenurutGibbon, Alquran dapat diterapkan dalam hukum Samudera Aquainus Atlantik hingga sungai Lujanis. Sebab, Alqu…

JANGAN MEREMEHKAN DOSA SEKECIL APAPUN

JANGAN MEREMEHKAN DOSA SEKECIL APAPUN
Jangan Pernah Meremehkan Dosa - Sebagai manusia yang diciptakan dalam keadaan lemah dan juga cepat berkeluh kesah menyebabkan manusia selalu saling menjalin hubungan sesuai dengan tingkat pada tataran kebutuhan mereka.


Dalam berbagai pergaulan ini tentunya terjadi beberapa perselisihan dan pertentangan yang menyebabkan timbulnya ketidak harmonisan. Pertentangan ini mungkin juga bisa terjadi tanpa disadari oleh manusia.
Menyakiti perasaan orang lain dalam bentuk apapun jelas merupakan perbuatan yang dapat menyebabkan orang yang berbuat itu menanggung dosa. 
Pola pikir yang terbentuk selama proses pergaulan dan penyerapan ilmu pengetahuan yang terbentuk dari luar dirinya, terkadang atau bahkan sering kali menyebabkan manusia terjerumus menentang dan membantah apa-apa yang sudah menjadi ketetapan Allah SWT dan Rasul-Nya. 
Jelas perbuatan ini dosa besar yang dapat menyebabkan pembantah-pembantah tersebut menjadi kufur.
Tingkatan dosa yang timbul s…

Sahabat, Maksiatmu Diujung Imanmu

Sahabat, Maksiatmu Diujung Imanmu
Sahabat, janganlah terkecoh dengan judul ini, karena yang aku maksud tetap saja masalah iman dan maksiat, walaupun kalimat ini, maksiatmu diujung imanmu, sedikit banyak ada benarnya sahabat.


Sahabat, ketahuilah iman itu lekat dengan kalbu, dikenal betul oleh hati. Karenanya dia selalu betah berada di dalam hati. Tapi dia harus diucapkan dengan lisan, dan dipraktekkan dengan seluruh anggota tubuh supaya dia sempurna makrifat bersamamu.
Iman itu sahabat, bahan bakar yang menggelorakan semangat dan gairah yang menggerakkan jiwa dan jasmani untuk mencapai cita-citanya yang sangat suci dan abadi, ampunan, kasih sayang, dan surga.
Sahabat, iman itu memiliki pokok, juga dia punya cabang
Berlari dari pokok maka sama halnya dengan menerjunkan diri ke jurang neraka karena telah berlaku kafir duluan.
Jika engkau tergelincir dari cabang maka sudah pasti pada dirimu melekat suatu gelar yang tidak mungkin enak untuk didengar, yakni pelaku maksiat.
Karena itu kawan, …

Wahai Saudara-Saudaraku yang Lalai, Sadarlah!

Wahai Saudara-Saudaraku yang Lalai, Sadarlah!
Wahai saudara-saudaraku yang lalai, sadarlah! Wahai pecandu dosa, sudahi dan insyaflah! Demi Allah, adakah manusia yang lebih buruk daripada penyembah hawa nafsu?


Siapakah yang lebih rugi daripada orang yang menjual akhirat untuk dunia?
Mengapa kelalaian menguasai hati kalian?
Mengapa kalian biarkan kebodohan menutupi aib diri kalian?
Bukankah kalian melihat pedihnya kematian bergerak di sekitar kalian, kedatangannya begitu nyata, isyaratnya telah tiba, petakanya menghanguskan berbagai alasan, panahnya menembus diri kalian, dan takdirnya menghunjam ubun-ubun kalian?
Hingga kapan?
Sampai Kapan?
Mengapa kalian masih berpaling dan diam?
Apakah kalian ingin hidup abadi?
Mustahil, demi Tuhan. Kematian selalu mengintai. Tidak ada yang lolos, entah ayah atau anak.
Karena itu, sungguh-sungguhlah mengabdi kepada Tuhan.
Tinggalkanlah seluruh dosa, mudah-mudahan Dia melindungi kalian.
Muhammad ibn Quddamah menceritakan:
Bisyr ibn al-Harits ber…

Apakah Hikmah Persamaan Hukum Bagi Pria dan Wanita

Dalam beberapa kasus dalam Islam terdapat atau diakuinya persaman hukum bagi pria dan wanita, apakah hikmah dibaliknya?
Tapi sebelumnya perlu diketahui, persamaan yang kita maksudkan di sini, bukanlah persetaraan gender yang seperti dikenal di negara-negara barat sana yang bermaksud menyamakan kedudukan antara laki-laki dan perempuan dalam segala bidang kehidupan, bahkan termasuk membolehkan seorang istri menalak suaminya, dan juga bukan yang dikenal oleh masyarakat kita yang masih mengikuti atau mengadopsi ala barat tadi.
Tetapi yang kita tekankan di artikel kita ini adalah persamaan yang benar-benar berdasarkan kodrat manusia, baik laki-laki maupun fitrah yang dimiliki para kaum hawa. Kodrat yang telah digariskan oleh Allah Ta'ala.

Hikmah Persamaan antara Pria dan Wanita di Hadapan Hukum Islam
Persamaan hukum bagi pria dan wanita dalam Islam adalah persamaan dalam iman, amal salih dan pahala, yang pastinya ada hikmah dibalik persamaan itu. Sebelum kita melanjutkan t…

Pandangan Raja Romawi Heraclius Tentang Nabi Saw

ِاَللٌَهُمٌَ صَلٌِ وَ سَلٌِم وَبَارِك عَلَى سَيٌِدِنَا مُحَمٌَدِبنِ عَبدِ اللهِ القََاءِم بِحُقُوقِ اللهِ مَا ضَاقَت اِلاٌَ وَ فَرٌَجَهَا الله

Pandangan Raja Romawi Heraclius Tentang Nabi Saw
Abu Sufyan menuturkan, "Ketika aku bersama kafilah orang-orang Quraysi dan Syam, salah seorang utusan Raja Heraclius datang menemui. Ia mengundang kami untuk datang ke istananya. Setelah kami sampai di sana, telah hadir di sekeliling raja, para pembesar Romawi yang lain. Raja lalu memanggil seorang penerjemah seraya berkata, 'Siapakah di antara kalian yang paling dekat nasabnya dengan laki-laki yang konon mengaku sebagai nabi itu?'

Abu Sufyan menjawab, 'Sayalah yang paling dekat nasabnya dengan laki-laki itu.'

'Dekatkanlah ia padaku dan dekatkan pula rombongan di belakangnya.' Melalui penerjemahnya, Raja berkata, 'Katakan kepada mereka, aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan tentang laki-laki itu. Seandainya ia berdusta, maka kalian semua telah berdusta kepadaku.…

Dia adalah Saudariku; Kisah yang Sangat Menyentuh

Dia adalah Saudariku; Kisah yang Sangat Menyentuh Pipinya cekung, dan kulitnya membalut tulangnya. Hal itu tidak menghentikannya karena engkau takkan melihatnya tidak membaca Al-Qur’an. Dia selalu terjaga di ruang shalatnya yang ayah bangun untuknya. Ruku’, sujud, dan mengangkat tangannya ketika shalat, seperti itulah dia sejak fajar hingga matahari terbenam dan kembali lagi, kejenuhan itu untuk orang lain (bukan bagi dirnya).

Adapun aku, aku kecanduan tidak lain selain majalah fashion dan novel. Aku keranjingan video hingga perjalanan ke tempat sewa video menjadi trademark-ku. Ada sebuah pepatah bahwa jika sesuatu telah menjadi kebiasaan, orang-orang akan mengenalimu dengannya. Aku lalai dari kewajibanku dan shalatku ditandai dengan kemalasan.

Suatu malam, setelah tiga jam yang panjang menonton, aku mematikan vedio. Adzan dengan lembut membangunkan malam. Aku menyelinap dengan damai ke dalam selimutku.

Suaranya memanggilku dari ruang shalatnya. ”Ya? Kamu ingin sesuatu Noora…