Postingan

Macam-Macam Perbuatan Tercela dan Cara Menjauhinya

Yang kita maksud dengan perbuatan tercela dan keji adalah segala sifat-sifat jiwa yang tercokol di dalam hati manusia, yang telah dilarang dan diharamkan Allah S.W.T.
Seperti : kufur, kibr, riya, hubbuddunya, hiqd (dendam kusumat), hasad dan lain-lain. 
Setiap manusia pada prinsipnya sedikit banyak memiliki sifat-sifat tercela tersebut, hanya… 
kadarnya saja mungkin berbeda, misalnya, si A terlalu sombong tetapi ia jarang bohong, si B tidak kibr tetapi sangat kikir dan seterusnya.
Tetapi kita sebagai individu muslim, wajib berusaha sekuat daya untuk menghilangkannya dan membasmi sifat-sifat tercela itu dan kemudian menggantikannya dengan sifat-sifat terpuji. 
Dalam hal ini Allah Ta’ala telah berfirman :
اليوم لاينفع مال ولابنون الا من اتى الله بقلب سليم
Artinya : “Di hari kiamat harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”. (Al-Ayah).
Asy-Syaikh Abdul qadir Al-Jailani r.a berkata: “Saya tidak mencapai derajat wali …

Pengertian Hadas dan Macam-Macamnya

Pengertian hadas 
Pengertian hadas menurut bahasa berarti kejadian, perkara baru, dan kotoran. Sedangkan menurut istilah artinya perubahan dari suci menjadi tidak suci akibat munculnya benda, keadaan atau perbuatan yang mengahalangi sahnya ibadah. 
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: 
“Allah tidak menerima salat seseorang di antara kamu apabila dia berhadas sehingga ia berwudu.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim). 
Jadi hadas adalah perkara penting yang menentukan sah dan tidaknya amal ibadah salat seorang hamba. Karena itu seorang yang hendak melaksanakan salat wajib hukumnya membersihkan hadas atau berwudu, meskipun hukum wudu itu sendiri sunat adanya. 
Macam-macam hadas 
Hadas dibedakan menjadi dua macam, ini ditinjau dari besar dan kecilnya hadas yang ditanggung oleh seseorang. 
1. Hadas besar 
Hadas besar ini disebabkan oleh beberapa perkara seperti bersenggama, keluar sperma, mimpi basah, haid dan nifas. Jadi dengan kata lain hadas besar ini tidaklah di tan…

Pidato Pertanggungjawaban Iblis

Bismillahi wabihamdihi
Pidato Pertanggungjawaban Iblis. Diterangkan dalan hadis: "Ketika ahli neraka telah mencebur ke dalamnya, tersedialah mimbar api untuk iblis, ia berpakaian api, mahkotapun api, dan dijerat dengan tampar api." Lalu diserukan kepadanya: "Hai iblis, segeralah menaiki mimbar, untuk menyampaikan ceramahmu. Maka iapun menaiki mimbar api dan menyampaikan ceramahnya, seluruh penghuni neraka mendengar ceramahnya, mereka pun menghadap dan mencurahkan perhatian kepadanya. Isi ceramahnya :
"Hai sekalian para kafir dan munafik.
"Berkatalah syetan/iblis: "Sesudah vonis hukuman dijatuhkan: "Sebenarnya Allah telah menjanjikanmu dengan janji benar, dan akupun dulu menjanjikanmu, namun ku ingkari janji itu..." (QS. Ibrahim 22).
Adapun janji Allah yang benar adalah tentang kematian/ kalian bakal mati, lalu dihimpun di padang mahsyar, diperhitungkan amalnya/dihisab, dan divonis hukuman yang selanjutnya digolong-golongkan menjadi dua …

Al-Ikhlas - Kenapa Disebut Surat Ikhlas?

Surat Al-IkhlasKenapa Disebut Surat Ikhlas?
Surat ini mampu menyelamatkan pembacanya dari segala kesulitan, baik urusan dunia atupun urusan akhirat, baik ketika sakaratul maut, ataupun kegelapan di dalam kubur dan macam-macam bahaya kelak di hari kiamat, itulah sebabnya disebut surat Ikhlas.
Banyak faedah dari membaca surat Ikhlas diantaranya:
1. Dari Anas bin Malik ra, Nabi saw bersabda: “Siapa membaca surat Ikhlas 1x, seolah-olah ia membaca AlQuran sepertiganya, membacanya 2x berarti dua pertiga AlQuran, dan siapa membaca surat Ikhlas 3x, seolah-olah ia membaca AlQuran seluruhnya. Dan siapa membacanya 10x, pasti Allah membangunkan untuknya sebuah gedung di sorga yang bahan/materialnya terdiri dari yakut/permata merah.”
2. Dimuat dalam suatu hadits: “Siapa membaca surat Ikhlas dalam melakukan shalat-shalat fardlu, maka Allah memberi ampun kepadanya, dan kepada kedua orang tuanya, serta menghapusnya dari buku catatan golongan orang yang celaka, bahkan dimasukkan dalam buku …

SEBUAH HIKAYAH TENTANG KEUTAMAAN ILMU

Sebuah HikayahTentang Keutamaan Ilmu. Bahwasanya Nabi saw. Berangkat ke masjid, setiba beliau di pintu masjid, terlihat syetan berada di situ, lalu beliau saw. bertanya: "Hai iblis, kenapa kau berada di sini apa maumu? Jawabnya: sebetulnya aku hendak masuk masjid dan menggoda orang yang tengah shalat, namun apa daya, rasa gentarku terhadap seorang pria yang tengah tidur ini, mengakibatkan rencanaku gagal. Lalu beliau saw. bertanya lagi: "Hai Iblis, kenapa kamu gak gentar berhadapan dengan orang yang shalat, padahal ia tengah beribadat dan munajat kepada Tuhannya, bahkan yang kau takuti orang yang tengah pulas tidur, dan lupa? Jawabnya: "Orang yang tengah mengerjakan shalat itu bodoh, gampang diperdaya, tetapi orang yang tengah tidur itu 'alim, maka jika aku memperdaya pelaku shalat dan merusak shalatnya, kekhawatiranku timbul jika yang 'alim bangun lalu membetulkan shalatnya si bodoh itu. Kemudian beliau saw. bersabda: "Tidurnya orang 'alim lebih utama …

JAUHILAH GIBAH!

GIBAH
Pada umumnya ghibah dimasukkan kedalam kategori dosa besar (al-kabaa'ir), walaupun sebagian ulama telah mencapai kesepakatan bahwa itu termasuk dlam shaghaa'ir atau dosa kecil.
"Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah engkau merasa jijik kepadanya'' (QS 49:12).
Dibagian lain dlm Al-Quran terdapat sebuah surat bernama Al-Humazah (pengumpat). Surat tersebut dimulai dgn kutukan yang sangat keras terhadap ''Setiap pengumpat dan pencela'' (QS 104: 1), dan keseluruhan surat tersebut merupakan peringatan akan adanya hukuman yang keras atas ghibah.
Rasulullah saw seringkali memperingatkan orang-orang yang beriman masalah gibah ini.
Dalam hadits dikisahkan bahwa Rasulullah bertanya pada para sahabatnya: ''Tahukah kalian apakah ghibah itu?'' Mereka menjawab, ''Allah dan …

Cara Menuntut Ilmu dengan Benar

Bismillahirrahmanirrahim. Berikut ini adalah cara dan adab seorang penuntut ilmu lebih-lebih penuntut ilmu akhirat yang benar yang telah diajarkan oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka. Semoga dengan mengetahui dan menerapkan tuntunan ini, para penuntu ilmu yang mulia mendapatkan ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Cara menuntut ilmu yang baik antara lain:Buang jauh akhlaq tercela, hiasi diri dengan akhlaq yang mulia.Jangan dalam-dalam berkecimpung dalam urusan harta dunia. Lebih-lebih jika dalam menuntut ilmu Agama Islam itu berniat sesuatu harta dunia. Ilmu pengetahuan yang bisa dipelajari akal fikiran itu ada dua, pengetahuan agama dan pengetahuan harta dunia. Keduanya ibarat jalan raya membentang kearah timur yang satunya ke barat. Bisakah berjalan ke timur sampai ke barat, berjalan ke barat sampai di timur atau sekali berjalan sampai di timur dan juga barat? Pada umumnya tidak bisa. Tetapi kalau berjalan ke barat sebagai sarana untuk mendapatkan yang di timur atau sebal…

Yang Seharusnya Dilakukan Oleh Orang Sakit

Yang Seharusnya Dilakukan Oleh Orang Sakit. Orang-orang yang sedang ditimpa suatu penyakit terkadang seringkali mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya untuk diucapkan, lebih-lebih jika orang itu memiliki sakit berat yang memayahkan. Memang, karena rasa sakit yang dideritanya tersebut sering membuat orang tidak sadar dirinya telah berkata demikian, tetapi setidaknya itu menandakan bahwa orang tersebut berlaku tidak sabar dalam menerima cobaan yang diberikan Allah kepadanya.
Yang Dilakukan Orang Sakit. Yang saya maksudkan dengan perkataan-perkataan yang tidak sepantasnya adalah setiap perkataan yang mengandung makna keluh kesah, kekesalan dan kemarahan, kebencian, putus asa dan su’udzon kepada Allah swt. Menganggap Allah tidak berlaku adil disebabkan Allah memberi penyakit kepadanya bukan kepada orang lain yang dianggap lebih berdosa dari dia. Termasuk perkataan yang tidak pantas adalah seperti perkataan: “Apa salahku sehingga aku ditimpa penyakit ini?”
Juga yang tidak …

Adab Menjenguk Orang Sakit

Adab Menjenguk Orang Sakit. Sebagai manusia yang paripurna manusia dituntut untuk peduli dengan orang lain di sekitarnya. Salah satu bentuk dari kepedulian yang banyak ini adalah menjenguk kaum kerabat dan tetangganya yang sedang menderita sakit. Menjenguk orang yang sedang dicoba dengan sakit ini merupakan perbuatan baik yang tidak ternilai harganya bagi Allah Sang Pemberi Sakit dan orang bersangkutan yang lagi menderita sakit. Dan merupakan amaliah yang sangat dianjurkan oleh rasulullah saw. 
Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang mengunjungi orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka akan ada yang memanggilnya: Kebaikan buatmu dan perjalananmu dan engkau telah menyediakan tempatmu di surga.” (Shahih Bukhari).
Pada riwayat  yang lain dikatakan, dari Abu Hurairah r.a. rasulullah bersabda: Barangsiapa menjiarahi (menjenguk) orang sakit atau menjenguk saudaranya karena Allah Ta’ala maka terdengarlah suara yang memanggil dan mengatakan bagus dan bagus langkahm…