Hadis : Amanah Menyerahkan Suatu Urusan Kepada Ahlinya


عن ابى هريرة قال قل رسول الله صلعم اذاضيعت الامانة فانتظرالساعة قاال كيف اضاعتها يارسول الله؟ قال اذا أسندالامر الى غير اهله فانتظراساعة.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah saw., bersabda: “Kalau amanah tidak lagi dipegang teguh, maka tunggulah saat kehancuran.” Ia bertanya: “Bagaimana orang tidak memegang teguh amanah itu , ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Kalau suatu urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah saat kehancuran.” (HR. Bukhari)
Hadis di atas memberikan gambaran yang sangat tegas kepada kita semua, tentang pentingnya suatu pekerjaan itu diserahkan kepada orang yang memiliki keahlian kepada pekerjaan itu. Hal ini sudah sewajarnya, suatu pekerjaan akan berjalan dengan baik dan sukses apabila pekerjaan tersebut dikerjakan oleh ahlinya. Akan berantakan jika dikerjakan oleh orang yang tidak pandai.
Amanah ini harus dipegang dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan kita semua, baik dia itu orang Islam atau non Islam untuk menuju masyarakat yang maju, adil, dan makmur. Tidak mungkin kemajuan, keadilan dan kemakmuran bersama bisa tercapai kalau di dalamnya tidak ada spesialisasi dalam pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Apakah adil bagi seorang Sarjana Ekonomi melihat seorang Sarjana Teknik bekerja sebagai seorang manajer Keuangan di Bank? Atau sebaliknya layakkah seorang Sarjana Ekonomi menjabat sebagai pimpro (pimpinan proyek) jalan raya, sementara si Sarjana Teknik hanya sebagai pengaspal jalan? Tentu saja ada perkecualian yang jarang terjadi, Misalnya seorang yang belajar Ilmu Ekonomi tetapi dia ahli juga dalam Ilmu-Ilmu teknik. Tetapi sekarang kita tidak membicarakan perkecualian yang sedikit itu.
Amanah ini jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh maka akan tertutup ruang untuk sogok menyogok dalam mencari pekerjaan. Karena dengan berjalannya spesialisasi kerja ini, maka pencari kerja akan betul-betul menyiapkan diri sebaiknya untuk mencari pekerjaan sesuai dengan bidang yang dikuasainya. Tidak seperti sekarang ini, asal buka lowongan kerja ikut saja walau jenis pekerjaan yang dicari itu tidak sesuai dengan ilmu yang sudah digeluti. Segala hal bisa diakali dan diberesi dengan uang, terutama di kantor-kantor milik pemerintah! Hal ini sangat menyedihkan sekali. Kalau terus keadaan ini berlanjut, maka negara ini akan terus berjalan di tempat, tidak akan maju-maju, bahkan mungkin mengalami keterpurukan lagi seperti beberapa waktu yang lalu!

Mungkin anda juga ingin membaca : Hadis Nabi Tentang Ikhlas



Komentar