Periode 4 Pemerintahan Abbasiyah

Periode 4 Pemerintahan Abbasiyah.

Periode 4 dari Daulah Abbasiyah ini berlangsung pada 447 H/1055 M – 590 H/1199 M. Periode ini ditandai dengan kekuasaan Bani Seljuk atas Daulah Abbasiyah. Kehadiran Bani Seljuk ini adalah atas “undangan” khalifah untuk melumpuhkan kekuatan Bani Buwaihi di Baghdad. Keadaan khalifah memang membaik, paling tidak karena kewibawaannya dalam bidang agama kembali setelah beberapa lama dikuasai oleh orang-orang Syiah.

Periode 4 Pemerintahan Abbasiyah
Sebagaimana pada periode sebelumnya, ilmu pengetahuan juga berkembang pada periode ini. Nizam al-Mulk, perdana menteri pada masa Alp Arselan dan Maliksyah, mendirikan Madrasah Nizamiyah (1067) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Cabang-cabang Madrasah Nizamiyah didirikan hampir disetiap kota di Irak dan Khurasan. 

Madrasah ini menjadi model bagi perguruan tinggi di kemudian hari. Dari Madrasah ini telah lahir banyak cendikiawan dalam berbagai disiplin ilmu. Di antara para cendikiawan Islam yang dilahirkan dan berkembang pada periode ini adalah az-Zamakhsyari, penulis dalam bidang tafsir, al-Ghazali dalam bidang ilmu kalam dan tasawuf, dan Umar Khayyam dalam bidang perbintangan. 

Dalam bidang politik, pusat kekuasaan juga tidak terletak di kota Baghdad. Mereka membagi wilayah kekuasaan menjadi beberapa propinsi dengan seorang gubernur untuk mengepalai masing-masing propinsi tersebut. 

Pada masa pusat kekuasaan melemah, masing-masing propinsi tersebut memerdekakan diri. Konflik-konflik dan peperangan yang terjadi diantara mereka sendiri, dan sedikit demi sedikit kekuasaan khalifah mulai menguat kembali, terutama untuk negeri Irak. Kekuasaan mereka tersebut berakhir di Irak di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/1199 M.

Baca juga sebelumnya:
Periode 2 Pemerintahan Abbasiyah
Periode 3 Kekhalifahan Abbasiyah
 

======================
Sumber Tulisan
Ensiklopedi Islam 1
Penerbit : PT Ichtiar Baru Van Hoeve Jakarta
Cetakan Kesembilan, 2001 


Komentar