Postingan

KELEBIHAN HARI JUMAT

Kelebihan Hari Jumat
Dalam Islam, semua hari adalah baik. Tapi ada satu hari yang dianggap hari itu adalah hari terbaik dan memiliki keistimewaan serta nilai sejarah yang sangat panjang. Hari tersebut adalah hari Jum’at, hari Jumat adalah hari keenam dalam satu pekan. Kata Jumat diambil dalam bahasa Arab, Jumu’ah yang berarti beramai-ramai, diambil dari tata cara ibadah kaum Muslim yang dilakukan pada hari ini.
Hari Jumat memang memiliki beberapa keutamaan di antaranya adalah kita umat Islam laki-laki khususnya diwajibkan untuk melakukan ibadah shalat Jum’at berjamaah di masjid pada waktu dzuhur. Selain itu, ada banyak lagi keutamaan serta keistimewaan hari Jumat yang harus Anda ketahui, berikut ini beberapa di antaranya:
1. Hari Jum’at adalah Hari Terbaik Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Hari terbaik di mana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga dan dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi k…

Insya Allah Bukan untuk Ingkari Janji

Isya Allah Bukan untuk Ingkari Janji
Berasal dari rangkaian kata in (jika), sya’a (menghendaki), dan Allah. Ungkapan ini diucapkan seorang Muslim untuk menyatakan kesanggupannya dalam melakukan suatu pekerjaan atau memenuhi janji dengan menyandarkan pada kehendak Allah SWT.
Menurut perhitungannya, jika dikehendaki oleh Allah Swt, ia akan mampu melakukan pekerjaan yang dibebankan kepadanya atau memenuhi janjinya dengan orang lain. Bukan sebaliknya, untuk menyatakan ketidaksanggupannya dalam melakukan suatu pekerjaan dengan menggunakan kalimat Insya Allah sebagai tameng. Bukan pula sebagai alasan untuk mengingkari janji.
Perintah atau anjuran mengucapkan insya Allah terdapat dalam firman Allah SWT, yang artinya, “Dan janganlah sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu : sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi kecuali dengan dengan menyebut insya Allah. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku peetunjuk kepada yang lebih de…

HISABLAH DIRI KALIAN!

HISABLAH DIRI KALIAN! Gagal dalam merencanakan sama halnya dengan merencanakan sebuah kegagalan. Ungkapan tersebut mungkin cocok untuk menggambarkan pentingnya sebuah persiapan dalam suatu perbuatan.
Setiap amal hendaknya didahului oleh ilmu. Sebab amalan yang tak berdasar ilmu yang benar, kerap pelakunya terseret kpada menuruti syahwat (hawa nafsu) atau terjebak dalam syubhat (tidak yakin dan dilandasi keraguan).
Logikanya, jika segala urusan dunia butuh persiapan dan perencanaan, bagaimana dengan perkara dakwah dan kebaikan yang berujung hingga hari akhirat.
Lihat juga : Muraqabah Dalam Islam
Tentunya ia lebih butuh persiapan agar bisa melaksanakan kebaikan tersebut dengan sempurna (ahsanu amalan) dan mampu istiqamah menjalani secara  kontinyu (adwamuhu). Tek heran, Imam al-Bukhari menyediakan pembahasan khusus yang diberi nama Bab al-Ilmu Qabla al-Qauly ea al-Amali.
Termasuk dalam hal perencanaan adalah melakukan muhasabah (evaluasi). Muhasabah yang dimaksud di sini bukan hanya mel…

Membaca Alfatihah, Zikir dan Doa Untuk Orang yang Meninggal

Pertanyaan: Bagaimana hukum membaca alfatihah, zikir dan doa untuk orang yang sudah meninggal dunia, karena kata sebagian orang itu adalah bid'ah dan tidak sampai pahalanya kepada yang meninggal?

Jawaban:

Membaca al-fatihah, zikir, dan doa bagi orang yang sudah meninggal dunia menurut ahlussunnah wal jamaah adalah sampai dan bermanfaat untuk orang yang sudah meninggal dunia. Hal ini didasarkan kepada nas-nas al-Qur'an dan Hadis dari Rasulullah saw. di antaranya:

والذين جاءوامن بعد هم يقولون ربنااغفرلنا ولاءخونناالذين سبقونا با لاءيمان

Walladziina jaa-uu min ba'dihim yakuuluuna Rabbanagfirlanaa wa li-ikhwanina alladziina sabaquunaa bil iimann.

Artinya: "Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman." (QS. Al-Hasyr 59: 10)

Dalam ayat ini jelas disebutkan bahwa memohonkan ampun bagi orang-orang yang mendahului kita yaitu umat sebelum umat Nabi Muhammad yan…

Mengapa Mengantuk Padahal Kalian Terjaga?

Saudara-saudaraku, mengapa mengantuk padahal kalian terjaga? Mengapa ragu padahal kalian melihat? Mengapa lalai padahal kalian telah bersaksi? Mengapa linglung padahal kalian sadar? Mengapa diam padahal kalian akan ditutut? Mengapa menetap padahal kalian pasti pergi? Bukankah sudah waktu bagi para petidur untuk bangun? Bukankah telah tiba saatnya bagi para pelalai untuk mengambil pelajaran?
Ketahuilah, seluruh manusia di dunia ini sedang dalam perjalanan. Karena itu, berbuatlah untuk dirimu agar kau selamat dari neraka pada Hari Kebangkitan.
Telah tiba saatnya untuk pergi, maka berhati-hatilah dan waspadailah segala Jangan terlena dengan hari ini atau hari esok Betapa banyak orang terlena jatuh dalam bahaya.
Al-Junaid berkata, "Al-Sari al-Saqathi r.a. selalu sibuk beribadah. Saking sibuknya, ia tidak sempat mengulang bacaan wirid yang terlewatkan."
Demikian pula 'Umar ibn al-Khattab r.a. Tidak ada waktu tidur baginya. Ketika ia terlihat mengantuk saat duduk, seseorang pe…