Linangan Air Mata Muslim

Linangan Air Mata Muslim
Linangan Air Mata Muslim - Wahai saudaraku, tahukah apa yang telah engkau perbuat? Engkau telah membeli yang jauh dengan menjual yang dekat, membeli hawa nafsu dengan menjual akal, serta membeli dunia dengan menjual agama.

Bangkit dan ratapilah dirimu
Selalu tangisilah dia
Bila seorang pemuda bertakwa kepada Allah
dalam segala keinginan, sempurnalah ia

Jabir ibn 'Abdullah, ra., meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Allah tidak melepas seorang hamba dari perbuatan dosa kecuali Dia ingin memberinya ampunan dan Allah tidak membuat seorang hamba senang beramal saleh kecuali Dia ingin menerima kebaikan darinya."

Abdullah ibn Abbas ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Kala keluar dari kubur, tubuh kaum yang bertobat mengeluarkan aroma kesturi. Mereka menerima jamuan surga dan menyantapnya di bawah naungan arasy, sementara manusia lain berada di pintu hisab."

Diriwayatkan bahwa seorang datang kepada Rasulullah saw. seraya berkata, "Wahai Rasulullah, dengan apakah aku dapat menjaga diri dari neraka?" Beliau saw. menjawab, "Dengan linangan air matamu." "Bagaimana caranya?" tanya orang itu. Beliau saw. menerangkan, "Kucurkanlah air mata karena takut kepada Allah, sebab mata yang menangis karena takut kepada-Nya tidak akan mendapat siksa."

Abdullah ibn Mas'ud ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda:

Linangan air mata seorang mukmin karena takut kepada Allah lebih baik daripada dunia seisinya dan lebih utama daripada ibadah setahun. Bertafakur tentang kebesaran dan kekuasaan Allah sesaat lebih baik dari puasa enam puluh hari dan salat enam puluh malam. Bukankah Allah memiki malaikat yang menyeru setiap siang dan malam, "Wahai yang berumur empat puluh tahun, tanaman sudah hampir dipanen. Wahai yang berumur lima puluh tahun, marilah menuju hisab. Wahai yang berumur enam puluh tahun, apakah yang telah engkau lakukan dan apakah yang telah engkau tinggalkan? Wahai yang berumur tujuh puluh tahun, apakah yang sedang kau tunggu? Oh, andai saja makhluk tidak tercipta. Andai saja mereka tahu untuk apa diciptakan dan mereka beramal untuk itu. Bukankah saatnya telah tiba? Berhati-hatilah!

Bersihkanlah ubanmu dari kotoran
Warna putih tidak laik memikul kotoran.

[Artikel sebelumnya: 'Abd al-Aziz ibn Salman al-'Abid]

==========
Wahai saudaraku, menangislah karena takut kepada Allah, dengan demikian kau diharapkan dapat rahmat Allah Yang Mahapenyayang. Dan dengan Linangan Air Mata penyesalan dan tobatmu maka besar harapan kau dibebaskan dari siksa yang sangat membakar.


Komentar