BAHAYA LISAN

Ketahuilah bahwa bahaya lisan (lidah) itu amat besar sekali dan sama sekali tidak ada suatu hal yang dapat menyelamatkannya, melainkan berkata-kata dengan baik. Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw., sabdanya:

"Belum dinamakan lurus keimanan seseorang itu sehingga lurus pula hatinya dan belum juga dinamakan lurus hatinya itu sehingga luruslah lisannya dan tidak akan dapat masuk sorga seseorang yang tetangganya itu belum aman dari kejahatan-kejahatannya." (HR. Ibnu Hibban dan Kharaithi')

Sahabat Mu'adz bin Jabal ra. pernah bertanya kepada Rasulullah saw : "Apakah kita ini juga akan diambil tindakan karena apa yang kita ucapkan itu, Ya Rasulullah?" Beliau saw lalu menjawab:

"Hai Ibnu Jabal, tidakkah manusia-manusia itu akan ditelungkupkan dengan hidungnya terlebih dahulu di neraka, melainkan karena apa yang dituai (dilakukan) oleh lidah-lidahnya." (HR. Hakim dan lainnya)

Ibnu Mas'ud berkata: "Hai lidah, katakanlah yang baik, engkau pasti memperoleh kemanfaatan, diamlah dari berkata yang buruk, engkau pasti selamat sebelum engkau menyesal."

Rasulullah saw. bersabda pula:

"Barangsiapa menahan lisannya (dari kata-kata yang tidak baik), maka Allah menutup celanya dan barangsiapa mengekang kemarahannya, maka Allah melindunginya dari siksa-Nya dan barangsiapa menyatakan keuzurannya kepada Allah, maka Allah menerima pernyataan uzurnya." (Ibnu Abiddunya)

Ada lagi sabda Rasulullah saw., :

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang baik atau berdiam saja (kalau tidak dapat berkata yang baik)." (Bukhari dan Muslim)

Sekali lagi sabdanya saw. :

"Simpanlah lisanmu, kecuali untuk berkata yang baik, sebab dengan demikian itu engkau dapat mengalahkan godaan syaithan." (HR. Thabrani dan Ibnu Hibban)

Jadi jagalah Lisan anda wahai saudara. Janganlah umbar ucapan anda hanya sekedar mengikuti hawa nafsu dan amarah. Diam itulah yang baik dari pada anda berbicara tapi menyakiti hati saudaramu sesama muslim. Ingatlah bahaya lisan, ingatlah bahayanya lidah itu!


Komentar