Niat Adalah Faktor Terpenting Dalam Beramal

Niat Adalah Faktor Terpenting Dalam Beramal

Niat Adalah Faktor Terpenting Dalam Beramal


Niat adalah faktor yang sangat menentukan diterima atau tidaknya suatu amal. Walau kelihatannya amal seseorang itu baik, namun karena dibalik itu tersembunyi maksud lain yang bukan karena Allah, maka jelas amal itu tertolak. Hal ini terungkap sangat jelas dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Khalifah Umar bin Khathab ra, Rasulullah saw, bersabda:

"Setiap amal disertai dengan niat. Setiap amal seseorang tergantung dari apa yang diniatkannya. Karena itu, siapa saja yang hijrahnya (dari Makkah ke Madinah) karena Allah dan Rasul-Nya), maka hijrahnya tertuju kepada Allah dan Rasul-Nya (diterima dan diridhai Allah). Tetapi siapa saja yang melakukan hijrah demi kepentingan dunia yang akan diperolehnya, atau karena perempuan yang akan dinikahinya, maka hijrahnya sebatas kepada sesuatu yang menjadi tujuannya (tidak diterima oleh Allah)."

Dalam hadis yang lain, yang juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, diterangkan bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan bertanya : Ya Rasulullah, ada seseorang yang berperang dengan gagah berani, berperang karena marah dan berperang karena riya'. Di antara ketiga macam perang tersebut yang manakah yang termasuk katagori sabilillah? Dijawab oleh Rasulullah saw: "Barangsiapa yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah (agama), itulah yang dinamakan sabilillah."

Dijelaskan pula dalam sebuah hadis yang diriwayatkan pula oleh Bukhari-Muslim, bahwa seandainya ada dua orang yang saling berbunuh-bunuhan, kemudian salah satu di antaranya mati terbunuh, maka kedua-duanya akan masuk neraka. Termasuk juga yang dibunuh. Sebab seandainya yang dibunuh itu tidak terbunuh, maka kalaulah dapat dia tentu membunuh lawannya tersebut.

Jadi dengan demikian sebelum kita melakukan sesuatu, hendaknya kita tata terlebih dahulu niat yang baik di dalam hati. Agar apa yang kita lakukan tersebut bernilai ibadah dan diterima di sisi-Nya.