Sejarah Dinasti Abbasiyah Bagian 1

Sejarah Dinasti Abbasiyah bagian 1
Sejarah Dinasti Abbasiyah. Suatu dinasti (Bani Abbasiyah) yang menguasai daulat (negara) Islamiah pada masa klasik dan masa pertengahan islam. Daulat islamiyah ketika itu berada di bawah kekuasaan dinasti ini disebut juga dengan Daulah Abbasiyah. Daulah Abbasiyah adalah daulah yang melanjutkan kekuasaan Daulah Umayyah. Dinamakan daulah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa dinasti ini adalah keturunan Abbas (Bani Abbas) paman Nabi Muhammad SAW. Pendiri dinasti ini adalah Abu Abbas As-Saffah. Pada masa pemerintah Daulah Abbasiyah inilah jaman keemasan islam tercapai. 

Sejarah peralihan kekuasaan dari Daulah Umayyah kepada Daulah Abbasiyah bermula ketika Bani Hasyim menuntut kepemimpinan Islam berada ditangan mereka karena mereka adalah keluarga Nabi SAW yang terdekat. Tuntutan itu sebenarnya sudah ada sejak lama, tetapi baru menjelma menjadi gerakan ketika Bani Umayyah naik tahta dengan mengalahkan Ali bin Abi Talib dan bersikap keras kepada Bani Hasyim. 

Propaganda Abbasiyah dimulai ketika Umar bin Abdul Aziz (717-720) menjadi Khalifah Daulah Umayyah. Umar memimpin dengan adil. Ketenteraman dan stabilitas negara memberi kesempatan kepada gerakan Abbasiyah untuk menyusun dan merencanakan gerakannya yang berpusat di Al-Humaymah. Pemimpinnya waktu itu adalah Ali bin Abdullah bin Abbas, seorang zahid. Dia kemudian digunakan oleh anaknya, Muhammad, yang memperluas gerakan. Dia menetapkan tiga kota sebagai pusat gerakan, yaitu Al-Humaymah sebagai pusat perencanaan dan organisasi. Kufah sebagai kota penghubung, dan Khurasan sebagai pusat gerakan praktis. Muhammad wafat pada tahun 125 H/743 M dan diganti oleh anaknya, Ibrahim Al-Imam. Panglima perangnya dipilih seorang kuat asal Khurasan bernama “Abu Muslim Al-Khurasani berhasil merebut Khurasan dan kemudian menyusul kemenagan demi kemenangan. Pada awal tahun 132 H/749 M Ibrahim Al-Imam tertangkap oleh Daulah Umayyah dan dipenjara sampai meninggal. Dia digantikan oleh saudaranya Abu Abbas. Tidak lama setelah itu dua bala tentara, Abbasiyah dan Umayyah bertempur didekat sungai Zab bagian hulu. Dalam pertempuran itu Bani Abbas mendapat kemenangan, dan bala tentara terus menuju ke negeri Syam (Suriah) di sini kota demi kota dapat dikuasainya.  

Sejak tahun 132 H/750 M itulah Daulah Abbasiyah dinyatakan berdiri dengan khalifah pertamanya Abu Abbas as-Saffah. Daulah ini berlangsung sampai tahun 656 H/1258 M. Masa yang panjang itu dilakukan dengan pola pemerintahan yang berubah-ubah sesuai perubahan politik, sosial, budaya dan penguasa. Berdasarkan perbedaan pola dan perubahan politik itu, para sejarawan biasanya membagi masa yang dilalui Daulah Abbasiyah dalam lima periode.

Sekian dulu artikel tentang Sejarah Dinasti Abbasiyah Bagian 1. Tunggu kelanjutannya pada artikel berikutnya. Terima kasih.


Komentar