Pengertian Al-Qur'an

Pengertian Al-Qur'an

Pengertian Al-Qur'an di tinjau dari segi etimologi atau kebahasaan, Al-Qur'an berasal dari bahasa Arab yakni : qara-a, yaqrau, qur'anaa mempunyai arti bacaan atau yang dibaca. Meskipun kata qur'anaa sendiri adalah sebagai isim masdar, namun menurut Al-Lihyani (wafat 215 H), seorang ahli bahasa kenamaan, lafal Al-Qur'an adalah isim masdar dengan arti maf'ul, jadi mengandung arti "yang dibaca". Dalam Al-Qur'an sendiri banyak kita jumpai lafal Al-Quran dengan arti seperti tersebut di atas, di antaranya:

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ#فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ

Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. (Q.S. al-Qiyamah: 17-18)

بَشِيرًا وَنَذِيرًا فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لا يَسْمَعُونَ

yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (daripadanya); maka mereka tidak (mau) mendengarkan. (Q.S. Fushilat : 3)

Adapun ditinjau dari segi terminologi atau secara istilah, Al-Qur'an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dengan perantara Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya, serta membaca Al-Qur'an adalah suatu ibadah kepada Allah Swt. Pernyataan tersebut sesuai dengan firman Allah Swt, dalam Al-Qur'an Surah Asy-Syu'araa: 192-193 sebagai berikut.

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ#نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الأمِينُ

Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril).

Dalam Al-Qur'an Surah Yaasiin : 2-5 dijelaskan sebagai berikut:


وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ#إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ#عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ#تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ

Demi Al Qur'an yang penuh hikmah, sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) di atas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Di kalangan para ulama terdapat perbedaan pendapat dalam ta'rif atau definisi Al-Qur'an. Syaikh Muhammad Khudari Beik mendefinisikan Al-Qur'an sebagai berikut:

"Firman Allah yang berbahasa Arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. untuk dipahami isinya dan diingat selalu yang disampaikan kepada kita secara mutawatir, yang sudah ditulis dalam mushaf dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surah an-Nas".

Sedangkan Syaikh Muhammad Ali ash-Shabuni merumuskan Al-Qur'an sebagai berikut.

"Al-Qur'an adalah firman Allah yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., penutup para nabi dan rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril dan ditulis pada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah, yang dimulai dengan Surah al-Fatihah dan ditutup dengan Surah an-Nas."

Banyak sekali rumusan para ulama mengenai Al-Qur'an, namun pada prinsipnya sama bahwa Al-Qur'an adalah kalam Allah Swt. yang disampaikan dalam bahasa Arab diturunkan secara berangsur-angsur melalui aminil wahyi Jibril as. kepada Nabi Muhammad saw. yang berfungsi sebagai mu'jizat, disampaikan kepada kita secara mutawatir, yang telah tertulis dalam mushaf-mushaf Usmani dan telah dihafal secara baik oleh umat Islam semenjak masa rasulullah saw. masih hidup sampai akhir zaman nanti, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Nas, dianggap ibadah bila membacanya dan kafir bagi yang mengingkarinya. (Sumber: Alquran Hadist, Kelas VII MTs. Fattah, 2013)

Itulah pengertian Al-Qur'an baik dari segi bahasa maupun dari segi istilah yang dapat kita paparkan kepada kesempatan ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin.